Beberapa Perkara Yang Dibolehkan Bagi Orang-Orang Yang Berpuasa (Sambungan)

Monday, August 8, 2011 ·

5. Mengeluarkan darah, transfusi darah dan suntikan yang tidak mengandung makanan.

Selama kondisi kita baik-baik saja, dan tak membawa mudhorot bagi diri kita, setelah kita donor darah, maka diperbolehkan donor darah saat berpuasa. Selain itu jika kita disuntik namun suntikan yang tidak dimaksudkan sebagai makanan.maka hal ini juga diperbolehkan bagi orang yang berpuasa.

6. Berbekam.

Bekam atau hijamah adalah teknik pengobatan dengan jalan membuang darah kotor (racun yang berbahaya) dari dalam tubuh melalui permukaan kulit. Perkataan Al Hijamah berasal dari istilah bahasa arab : Hijama (حجامة) yang berarti pelepasan darah kotor. Sedangkan dalam bahasa Inggris disebut dengan cupping, dan dalam bahasa melayu dikenal dengan istilah Bekam. Di Indonesia dikenal pula dengan istilah kop atau cantuk.

Dahulu berbekam merupakan salah satu pembatal puasa, namun kemudian dihapus dan telah ada hadits shahih dari Nabi, bahwa beliau berbekam ketika puasa. Hal ini berdasarkan riwayat dari Ibnu Abbasd :“Sesungguhnya Nabi berbekam, padahal beliau sedang berpuasa” [HR. Bukhari 4/155].

7. Mencicipi makanan.

Hal ini dibatasi, yaitu selama tidak sampai di tenggorokan berdasarkan riwayat dari Ibnu Abbas : “Tidak mengapa mencicipi sayur atau sesuatu yang lain dalam keadaan puasa, selama tidak sampai ke tenggorokan” [HR. Bukhari secara mu'allaq 4/154]

8. Bercelak, memakai tetes mata dan lainnya yang masuk ke mata.

Semua hal tersebut tidaklah membatalkan puasa, baik barang tersebut terasa oleh kita maupun tidak. Dan untuk lebih jelasnya, dapat merujuk kepada kitab Zaadul Ma’aad karya al-Alamah Ibnu Qayyim al-Jauziyah (semoga Allah merahmatinya).

9. Mengguyurkan air ke atas kepala dan mandi.


Imam Bukhari menyatakan dalam kitab Shahihnya “Bab : Mandinya orang yang puasa”, Umar membasahi pakaiannya (dengan air untuk mendinginkan badannya karena haus ketika puasa) kemudian beliau memakainya ketika dalam keadaan puasa. As-Sya’bi masuk kamar mandi dalam keadaan puasa. Al-Hasan berkata : “Tidak mengapa berkumur-kumur dan memakai air dingin dalam keadaan puasa”.

Rasulullah mengguyurkan air ke kepalanya dalam keadaan puasa karena haus atau kepanasan. [HR. Abu Daud 2365, Ahmad 5/376 sanadnya shahih].



USTAZ AHMAD FIRDAUS ISMAIL
Pegawai Hal Ehwal Islam
UiTM Terengganu

0 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Message

Komen Terkini

    Recent Comments Widget by Jom Bina Belog

Logo

Logo
    Ya Allah tambahkanlah bagi kami rezeki yang banyak lagi halal, imam yang benar, ilmu yang bermanfaat, kesihatan yang elok, kecerdikan yang tinggi, hati yang bersih dan kejayaan yang besar dunia dan akhirat. Ya Allah terima kasih atas kehidupan kami, nafas kami, rezeki kami & segala2nya yang kau limpahkan kepada kami, kami mohon seandainya kami tak memiliki cukup waktu untuk membahagiakan orang tua kami, adik-beradik kami, jiran2 kami, sahabat2 kami dan orang2 yang kami sayang, satu pinta kami bahagiakan mereka dengan kasih sayangMu, berikan juga kami kekuatan untuk menghadapi hari2 kami. Ya Allah menangkanlah perjuangan saudara-saudara kami di Libya, Syria, Yaman, Mesir, Tunisia, Afganistan, Iraq, Palestine, Myanmar dan di seluruh dunia tumbangkanlah musuh-musuhMu yang telah menindas mereka. Aaminn... "Sesungguhnya, solatku, ibadahku, hidup dan matiku, aku serahkan hanya kepada Allah Ta'ala yang mentadbir seluruh alam. Sekali-kali tidak ada selain bagi-Nya; dan dengan demikian aku diperintahkan, dan aku adalah dari golongan orang-orang Islam" Demikianlah sebahagian dari ikrar kita terhadap Allah Ta'ala lima kali sehari. Justeru itu berhati-hatilah dengan ungkapan kata kita. Kerana sesungguhnya kufur terhadap Allah Ta'ala bilamana kita mengeluarkan kata-kata hidup dan mati kita adalah selain kepada Allah Ta'ala.
    Barangsiapa yang mengerjakan amal soleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, Maka Sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan Sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”. (Q.S.An-Nahl (16) : 97).
    Sabda Rasulullah Sollallahhu'alaihiwasallam: “Barangsiapa yang berselawat ke atasku dengan sekali selawat nescaya Allah Ta'ala akan berselawat ke atasnya sepuluh kali”. (HR Muslim)... Sudahkah anda mencintai dia?Menyintai siapa??Dia ialah Rasulullah Sollallahhu'alaihiwasallam,Nabi junjungan kita.Seorang hamba dan kekasih Allah Ta'ala yang senantiasa mengangkat tinggi darjat kita sebagai ummatnya,yang senantiasa memuliakan diri kita sebagai ummatnya,yang senantiasa menangis,risau akan nasib diri ummatnya apabila beliau sudah tiada,akan tetapi,apa yang telah dan akan kita lakukan terhadap apa yang telah Baginda lakukan?sangat-sangatlah jauh terasa akan diri ini,tertinggal jauh untuk menyayangi dan mencintai diri Baginda yang Agung.Mengalir air mata ini, bahawa diri ini,sudah mula lupa untuk mencintai Dia.

Follow by Email

Advertisement

Kopi Mineral

Bio Aura

Visitors & Followers

Profile Siakappaka

My photo
Blog memancing, mengenali spesies-spesies ikan & utility fansite
widgets